Sabtu, 05 Agustus 2017

Ketemua hoby lama

Yang namanya hobi alias kesukaan sampai kapan pun tidak akan hilang malahan dengan kemajuan teknologi semakin berkembang terus, masalahnya adalah apakah kita bisa mengikuti atau tidak. Waktu di Sekolah Dasar saya bisa dibilang memiliki bakat seni karena orang tua memang ada bakat seniman walau tidak sampai menjadi seniman terkenal. Yang namanya membuat kerajinan dari tanah liat, menggambar, menempel kertas waktu itu sangat mengasyikan. Perkembangan dari sekolah menengah pertama dan menengah atas semakin berkembang ditambah di perpustakaan sekolah dari Sekolah dasar sampai Sekolah Menengah Pertama sangat lengkap hanya tidak didukung oleh peralatan dan pendukung bahan. 

Kini teknologi sangat maju pesat di tambah dengan informasi di internet semua tersedia bagai perpustakaan dunia. Kembali masalah lama timbul yaitu peralatan dan bahan. Jika kita mengikuti tutorial yang diberikan oleh pembuatnya terkadang peralatan dan bahan tersebut tidak tersedia di negara Indonesia jadi harus memutar akal agar bisa terwujud. Oke saya bahas satu satu hobi itu mungkin ada yang memiliki hobi yang sama silahkan komentar yang sopan yah

Papercraft

apasih papercraft ? Papercraft adalah pengembangan dari origami (seni melipat kertas di Jepang). Bedanya papercraft dengan origami adalah origami adalah seni melipat kertas dengan menggunakan 1 lembar kertas sementara papercraft adalah seni merakit kertas dari beberapa lembar kertas menggunakan beberapa teknik seperti menggunting, melipat, mengelem, dan membentuk kertas. Julius Perdana, seorang seniman papercraft membagi pengetahuan dan informasi mengenai seni kertas ini. Readmore  


Papercraft yang saya suka adalah membuat topeng untuk tutorialnya dan sumber download disini Dali-Lomo tersedia juga di youtube contohnya di bawah ini


Software yang digunakan untuk mencetak adalah PDF Viewer dan PDO Pepakura Designer

tulisan bersambung ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih sudah berkunjung

Dimanapun kita tinggal akhirnya akan kembali kepada keluarga inti