Minggu, 14 Februari 2016

Aedes aegypti

 "Sebelum dikenal tenang tenang saja celoteh teman disamping ini ketika instansi tempat kerja ku belum dikenal seperti sekarang ini ". Yang datangpun level low end (bahasa komputernya), tapi sekarang sebentar sebentar kunjungan, pemeriksaan dan lain lain.
Dari obrolan ringan tersebut kita bisa pahami bahwa keterkenalan sesuatu ada sisi baiknya juga sisi negatifnya, tetapi kita harus READY apapun yang terjadi baik kondisi pra atau pasca kondisi ini dengan bersunguh sunguh untuk bekerja sesuai kerjaan yang ditugaskan baik secara pribadi maupun organisasi.

Sama halnya dengan nyamuk yang satu ini Aedes aegpty  setiap waktu terus selalu terkenal karena bukan kemampuannya tetapi karena cara hidupnya. Bahwa diketahui untuk berkembang biak dan membesarkan sang telurnya nyamuk ini harus mengisap darah manusia yang populasinya tiap detik selalu bertambah. Nyamuk ini tidak punya otak seperti manusia yang selalu berpikir yang lebih rumit tetapi mereka hanya perlu hidup, makan dan berkembang biak.

Sekarang terjadi kasus lama yang muncul kembali yang disebabkan oleh virus yang dibawa nyamuk ini dari darah yang diisapnya, berarti dari darah manusia yang menderita virus ini tentunya. Dari pada susah susah membunuhi nyamuk yang tentu saja tidak semuanya mengisap penderita virus ini LEBIH BAIK BAGAIMANA MENCEGAH MANUSIA PEMBAWA VIRUS MASUK KE NEGERI INI ! tapi bagaimana caranya bung ?

VIRUS ZIKA
Satu penyakit yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegpty telah menyibukan beberapa organisasi misalnya WHO diikuiti dengan organisasi kesehatan seluruh dunia tentunya akan melakukan pencegahan agar tidak terjadi penyebaran. Dan ini tentunya dilakukan bagaimana kesiapan dan langkah oranisasi pelaksana teknis lapangan melakukan kesiapan sebagai ujung tombak pintu masuknya penyakit. Siapa lagi kalau bukan Kantor Kesehatan Pelabuhan baik di Pelabuhan Udara, Pelabuhan Laut dan Pelabuhan Lintas Negara untuk melakukannya.

Untuk kesiapsiagaan tentu perlu suatu langkah nyata agar benar benar SINGAP bukan sebagai rutinitas biasa sehingga baik dilihat dari berbagai aspek dapat terwujud. Tak kenal maka tak sayang inipun akan terwujud setelah kejadian kejadian yang selama ini  mewabah secara internasional. Jika memang tidak ada kunjungan dari level tingkat atas dengan perhatian penuh bisa saja kejadian penyakit Internasional akan masuk ke negeri ini. Karena rutinitas dianggap biasa.

Aku hanya orang yang belajar dan informasi tentunya harus dipublikasikan ini aku dan inilah hasilku dari sekian pembelajaran








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih sudah berkunjung

Dimanapun kita tinggal akhirnya akan kembali kepada keluarga inti