Postingan

Menampilkan postingan dengan label libre office

Aplikasi Perkantoran

Gambar
" pertanyaan yang sering disimpan di dalam hati tentang penggunaan aplikasi perkantoran apa yang saya gunakan gratisan, bajakan atau setengahnya ? . kenapa karena kita dihadapkan kepada sistem manajemen perkantoran. Bukannya  semuanya di anggarkan ? jika tidak dianggarkan lebih baik menggunakan aplikasi terbuka open source .  " dianggarkan pak !!!" ...  yah sudah belilah demi kebersihan hati juga hehe   " Saya bukan mau promosi tentang penggunaan aplikasi yang berbayar atau tidak, tapi semuanya adalah keluarannya , mau belajar tidak terutama untuk aplikasi open source tersebut dan sistem perkantoran yang berdasar penggunaan open source. Hemat saya institusi yang harus memperhatikan ini adalah  Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia ( Kemkominfo RI ). Jika memang dianggarkan penggadaannya berarti management institusi tersebut patut diacungkan jempol. Jika tidak di belikan atau akhirnya menggunakan bajakan berarti penyalahan anggaran y...

merubah mental model penggunaan aplikasi bajakan

Gambar
sumber gambar Judulnya saja bingung apalagi menerapkannya, tahu kan mental model itu tuh model kepribadian yang melekat pada setiap manusia dari proses yang cukup panjang yang dialaminya dan sulit dirubah kecuali dengan kesadaran penuh ingin merubahnya. Tutorial Libre Office bagi yang baru belajar kaya saya, coba cari tutorial di mbah google banyakan ada juga bisa di unduh disini ,  disini  dan bahasa inggris silahkan pilih disini Apa hubungannya dengan penggunaan aplikasi perkantoran open source Libre office. Masyarakat pada umumnya di Indonesia sejak mengenal yang namanya komputer dan bergesekan dengan dunia penulisan media digital pastinya dipaksakan untuk bisa menggunakan MS Office yang lebih duluan lahir sebelum program perkantoran open source yang nota bene bebas dipakai dan dimodifikasi. Eit ...tentang modifikasi, dalam pencuci otak didunia perdagangan tidak boleh memodifikasi suatu program ini pun akhirnya pengguna hanya menerima apa adanya dengan kat...