Seniman Sunda berbicara dalam petikan kecapi

Photo dari website koran Pikiran Rakyat 

Siapa yang tidak mengenal Nano S ? banyak yang tidak mengenal baik masyarakat dunia dan Indonesia juga urang sunda yang ngaku nujuk kadiri "aing urang sunda" dalam kesehariannya jauh dari ciri dari urang sunda baik budaya atapun budipkertinya. Kenapa demikian karena sekarang bukanlah negara kerjaan dan para budayawan banyak dipengaruhi unsur kepentingan politik ..yang jauh dari unsur budaya sunda. Sunda kiwari /sekarang bukan sunda jaman baheula/ dahulu, asli sunda sudah jarang didapatkan dengan berbagai cara. Apalagi pengusaha nagri pasundan notabene lain urang sunda, lain jiwa sunda.

Baiklah kita tinggalkan semua itu semoga ke depan ada urang sunda yang memang asli sunda cinta sunda  jeung bibit sunda jadi panguasa tatar sunda  adil makmur loh jinawi seperti sang prabu PRABU SILIWANGI raja nagri yang silih berganti membawa kemakmuran. Mungkin jaman itu setelah generasi kita ini 2017 kebelakang sudah pada mati.

Menilik tulisan di atas kembali kepada siapa itu sang Nano S , beliau merupakan salah satu maestro musik sunda yang melegenda baca lebih lanjut tentang Nano S. Sehingga dalam karyanya menciptakan suatu bait tentang kehancuran budaya sunda yang dihancurkan bukan oleh suku dan bangsa lain tetapi oleh kaumnya sendiri yang namanya "penghianat sunda" suatu kalimat yang sangat tidak etis bagi masyarakat sunda tetapi itulah kenyataan yang diamati oleh seorang Nano. S sebagai tokok musik dan pencipta musik sunda. Walau sudah meningal dunia pada usia ke 66 tahun tetapi karyanya bagai saya sebagai urang sunda merupakan kebagaan tersendiri, semoga beliau di ampuni segala dosanya dan diteima segala ibadahnya .aamiin.  Semoga suatu saat urang sunda yang tinggal dan  memiliki darah sunda bisa bangit dan membasmi para penghianat sunda, seperti dalam video lagu CIPANON SARAKAN,semoga ...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Download Ajah

Bendera Fumigasi Kapal

Name Tag di Lingkungan Kementerian Kesehatan